Berdasarkan komposisinya air limbah mengandung berbagai macam bahan atau zat-zat yang dapat mengganggu dan membahayakan lingkungan dan kehidupan manusia. Kandungan zat-zat berbahaya yang terdapat dalam air limbah tersebut tergantung dari sumber air limbah itu sendiri. Beberapa sumber air limbah antara lain :
• Air limbah rumah tangga
Sumber utama air limbah rumah tangga dari masyarakat adalah berasal dari perumahan dan daerah perdagangan. Adapun sumber lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah daerah perkantoran atau lembaga serta daerah fasilitas rekreasi. Untuk daerah-daerah tertentu banyaknya air limbah diukur secara langsung.
• Air limbah industri
Jumlah aliran air limbah yang berasal dari industri sangat bervariasi tergantung dari jenis dan besar-kecilnya industri, pengawasan pada proses industri, derajat penggunaan air, derajat pengolahan air limbah yang ada. Untuk memperkirakan jumlah air limbah yang dihasilkan oleh industri yang tidak menggunakan proses basah diperkirakan sekitar 50m3/Ha/hari. Sebagai patokan dapat dipergunakan pertimbangan bahwa 85-95% dari jumlah air yang dipergunakan adalah berupa air limbah apabila industri tersebut tidak menggunakan kembali air limbah. Apabila industri tersebut memanfaatkan kembali air limbahnya, maka jumlahnya lebih kecil.
• Air limbah rembesan dan tambahan
Apabila turun hujan di suatu daerah, maka air yang turun secara cepat akan mengalir masuk ke dalam saluran pengering atau saluran air hujan. Apabila saluran ini tidak mau menampungnya, maka limpahan air hujan akan digabung dengan saluran air limbah, dengan demikian akan merupakan tambahan yang sangat besar. Oleh karena itu, perlu diketahui curah hujan yang ada sehingga banyaknya air yang akan ditampung melalui saluran air hujan atau saluran pengering dan saluran air limbah dapat diperhitungkan.
Selain air yang masuk melalui limpahan, maka terdapat air hujan yang menguap, diserap oleh tumbuh-tumbuhan dan ada pula yang merembes ke dalam tanah. Air yang merembes ini akan masuk ke dalam tanah yang akhirnya menjadi air tanah. Apabila permukaan air tanah bertemu dengan saluran air limbah, maka bukanlah tidak mungkin terjadi penyusupan air tanah tersebut ke saluran air limbah melalui sambungan-sambungan pipa atau melalui celah-celah yang ada karena rusaknya pipa saluran.

Adapun lebih lengkapnya dapat dijelaskan oleh power point di bawah ini :
http://www.slideshare.net/Riska_21/biotek-pengolahan-limbahcair

Selain itu, dapat pula dilihat pada video di bawah ini :

Sumber :
http://id.shvoong.com/exact-sciences/biology/2225586-sumber-sumber-air-limbah/
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=sumber%2Bair%2Blimbah..ppt&source=web&cd=17&ved=0CEkQFjAGOAo&url=http%3A%2F%2Ffaperta.ugm.ac.id%2Fnewbie%2Fmikro%2Firfan_dp%2Fbioteknologi_tanah_dan_lingkungan%2FBiotek_Pengolahan_Limbah_Cair.ppt&ei=8wnCTvjsKtDnrAeX4sjZCw&usg=AFQjCNH9bK_gabla2BBWlGeItSoCzDj-zQ
http://www.youtube.com/results?search_query=sumber+air+limbah&aq=f