Pengertian

I/O adalah suatu perangkat yang berhubungan dengan sistem komputer dengan cara mengirim sinyal melalui suatu kabel atau bahkan melalui udara.

I/O  merupakan salah satu komponen computer yang penting, I/O devices menjadikan komputer berguna bagi manusia, Sebuah sistem kontrol I/O bertujuan untuk memberikan bantuan kepada user untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Kontrol I/O menyangkut manajemen berkas dan peralatan manajemen yang merupakan bagian dari sistem operasi.

 

Tugas dari Sistem Kontrol I/O

  1. Memelihara directori dari berkas dan lokasi informasi.
  2. Menentukan jalan bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan sekunder.
  3. Mengkoordinasi komunimasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder.
  4. Menyiapkan berkas penggunaan input atau output telah selesai.

 

Konsep Perangkat Keras I/O

Dalam perangkat keras komputer terdapat 3 buah konsep perangkat keras , yaitu :

·    Perangkat Input

·    Perangkat Proses

·    Perangkat Output

1. Perangkat Input

Perangkat input adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi :

  •   Alat input langsung
  •  Alat input tidak langsung

Ø  Alat Input langsung

Yaitu alat input yang dimasukan dan langsung diproses oleh alat pemroses, contohnya yaitu:

  • Keyboard 

Merupakan peranti masukan yang terdiri dari kumpulan huruf, angka dan karakter khusus. Keyboard juga memberikan kemudahan bagi user untuk memberikan perintah yang diperlukan apabila menekan kombinasi antara karakter yang ada pada keyboard dengan tombol-tombol tertentu.

  • Mouse

Peranti masukan dengan bentuk seperti tikus ini berfungsi untuk memindahkan pointer atau kursor secara cepat.

  •   Scanner

Berfungsi untuk menyalin (copy) file atau dokumen baik berupa teks atau gambar menjadi teks atau gambar digital.

  • Barcode

Berfungsi untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak atau garis-garis vertikal tipis dan tebal yang selanjutnya diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Biasanya kode barcode ini ditemukan pada kemasan makanan, minuman, buku, alat elektronik serta produk-produk. Biasanya barcode ini memudahkan kasir yang ada di toko swalayan atau departemen store untuk mengidentifikasi suatu barang yang dibeli.

Ø  Alat Input tidak langsung

Yaitu alat input yang dimasukan melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat   pemroses. Contohnya yaitu :

a.      Key To Card

Key to card atau keypunch adalah salah satu alat masuka paling tua, alat ini memungkinkan operator memasukan data yang akan dipindah terlebih dahulu ke dalam bentuk media punched card. Bila digunakan beberapa unit alat keypunch,maka dapat dilakukan pembagian tugas merubah data dari sumber data ke dalam bentuk kartu plong.kumpulan kartu plong selanjutnya dapat dibacakan ke komputer untuk diproses melalui card reader.

b.      Key To Tape

Alat ini memungkinkan operator untuk merekamkan data ke media penyimpanan luar pita magnetic sebelum diproses ke CPU. Data yang tersimpan di pita magnetic diproses ke CPU dapat dibacakan ke computer lewat alat pembaca pita magnetic.

c.       Key To Disk

Seperti key to card, maka key to disk memungkinkan operator untuk merekam data lebih dulu ke media simpanan luar, misalnya disket. Data yang disimpan dalam disket dibaca di CPU lewat Flopy Disk Drive.

2. Perangkat Proses

Perangkat proses yaitu perangkat komputer yang berfungsi untuk memproses atau mengelola data yang masuk sehingga menjadi suatu informasi yang diinginkan. Berikut ini adalah yang termasuk perangkat proses :

a. Cpu (Central Procesing Unit)

Merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program biasa disebut microprocessor terdiri dari :

Ø  Unit kendali (control unit)

Ø  Unit aritmatika dan logika (aritmetic and logic unit) alu

Ø  Simpanan (register)

b. Main Memory

  • Register
  • Main memory
  1. RAM (Random Access Memory) adalah memori yang dapat diakses  dan bersifat      volatile.
  2. ROM (Read Only Memory)  adalah memori yang hanya dapat dibaca dan bersifat non volatile.
  • Simpanan luar (external memory)

3. Perangkat Output

Output Device yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk mengeluarkan data yang telah diproses sehingga menjadi suatu informasi. Yang termasuk perangkat output diantaranya :

a.  Hard Copy Device

Merupakan alat keluaran yang digunakan untuk mencetak tulisan, grafik, atau gambar pada media pencetak. Alat hard copy device yang umum diperguanakan adalah printer. Selain itu juga dikenal plotter, yaitu alat cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atau gambar dengan baik, biasanya menggunakan pen plotter.

  • Printer, peralatan dari komputer yang dapat mencetak teks atau gambar ke media kertas atau media lainnya seperti kertas transparansi
  • Plotter, adalah alat yang digunakan untuk mencetak gambar dengan ukauran besar

b.  Soft Copy Device

Merupakan alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan, image, dan suara pada media soft (lunak) yang berupa sinyal elektronik. Contoh soft copy device adalah video display (monitor), flat panel display (Liquid Crystal Display), dan speaker.

  • Monitor,  merupakan unit keluaran yang memberikan informasi kepada pengguna computer dari hasil peoses dan masih dalam bentuk softcopy.
  • Speaker, merupakan peralatan yang memberkan keluaran dalam bentuk suara.

 

Interupsi I/O

Untuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses pengguna dapat dijalankan secara bersamaan.

 

Proteksi I/O

Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.

 

Managemen Sistem I/O

Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.

Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:

· Buffer: menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O.

· Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).

· Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi “rinci” untuk perangkat keras I/O tertentu.

 

Sumber :

http://blog-izie.blogspot.com/2012/11/io-device-perangkat-inputoutput-komputer.html

http://triadydwiseptian.blogspot.com/2010/05/pengertian-input-dan-output-komputer.html