1.          Perangkat Lunak

Perangkat lunak komputer lebih dikenal dengan sebutan software. Perangkat lunak adalah kumpulan instruksi-instruksi yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan komputer dan kemudian, komputer akan melakukan tugas tertentu atas perintah tesebut. Tanpa software, komputer menjadi barang yang sia-sia. Sebagai contoh, tanpa software browser internet pada komputer, pengguna tidak akan mampu untuk menjelajah internet atau membaca halaman tersebut dan komputer tanpa sistem operasi, perangkat lunak browser tersebut tidak akan dapat dijalankan.

Berikut ini adalah klasifikasi jenisnya :

  • Perangkat lunak aplikasi – Perangkat lunak ini juga disebut sebagai aplikasi atau “app”. Perangkat lunak ini berfungsi untuk melakukan pekerjaan dengan komputer seperti, software untuk membuat tutorial. Beberapa contoh perangkat lunak aplikasi adalah Microsoft Office, Winamp , Microsoft Excel , Adobe Reader, Photoshop dan masih banyak lagi. Pengguna komputer, biasanya paling sering menggunakan jenis peangkat lunak, aplikasi ini.
  • Perangkat lunak bahasa pemrograman – Bahasa pemrograman komputer adalah bahasa buatan yang terdiri dari sintaks dan kata kunci yang telah ditetapkan. Bahasa pemrograman, termasuk bahasa C + + , Java , Cobol dan C. Bahasa-bahasa inilah yang digunakan untuk menulis sebagian besar perangkat lunak aplikasi dan melakukan pengontrolan terhadap perilaku perangkat lunak aplikasi atau komputer itu sendiri.
  • Perangkat lunak sistem operasi – Jenis perangkat lunak komputer ini, terdiri dari sistem operasi seperti Microsoft Windows , Mac OSX , Linux , dan sistem operasi android yang dikembangkan untuk smarphone. Sistem operasi inilah, yang membantu perangkat keras komputer untuk mengoperasikan dan terhubung dengan perangkat lunak aplikasi.
  • Perangkat lunak middleware – Jenis software ini, terdiri dari layanan yang berinteraksi dengan perangkat lunak aplikasi atau perangkat lunak jenis lain pada komputer, contohnya adalah webserver dan server aplikasi. Perangkat lunak ini, benar-benar beroperasi antara perangkat lunak aplikasi dan sistem operasi. Beberapa contoh webserver adalah Apache HTTP Server, Microsoft Internet Information Services (IIS), dan Sun Java System Web Server. Sedangkan aplikasi server seperti, search engine yaitu Google, Bing, Yahoo dan sebagainya.
  • Perangkat lunak device driver – Jenis perangkat lunak komputer ini berguna untuk mengontrol hard disk, printer, DVD / CD drive, monitor komputer atau keseluruhan perangkat keras terhadap komputer. Device driver biasanya dapat didownload gratis secara online. Perangkat lunak ini akan memastikan bahwa perangkat keras, akan berfungsi dengan baik pada komputer.
  1.          Video Streaming

Video streaming adalah istilah yang sering digunakan saat melihat video diinternet melalui browser dimana tidak perlu men-download file video tersebut untuk dapat memutarnya. Istilah ini tersebut terdiri dari dua suku kata yaitu video dan streaming, secara istilah video berarti teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak, sedangkan streaming berarti proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya.

Jadi video streaming dapat diartikan transmisi file video secara bekelanjutan yang memungkinkan video tersebut diputar tanpa menunggu file video tersebut tersampaikan secara keseluruhan.

Video streaming banyak diimplementasikan pada dunia pertelevisian untuk melakukan siaran dari website atau mengirimkan gambar siaran langsung melalui website atau disebut juga live streming. Jadi gambar yang didapatkan dari siaran langsung, sesegera mungkin ditransmisikan dan dapat diputar melalui internet.

  1.          VoIP

VOIP adalah suatu teknologi yang memungkinkan percakapan suara melalui media internet atau berbasis IP (Internet Protocol), konsep kerja VOIP adalah dengan merubah paket suara menjadi kode digital dan disalurkan ke dalam paket-paket data secara real time.

Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.

  1.          Video VoIP

Video profesional over IP sistem menggunakan beberapa codec video standar yang ada untuk mengurangi materi program ke bitstream (misalnya, aliran transportasi MPEG), dan kemudian menggunakan Internet Protocol (IP) jaringan untuk membawa bahwa bitstream dikemas dalam aliran paket IP . Hal ini biasanya dilakukan dengan menggunakan beberapa varian dari protokol RTP.

Tercatat video profesional melalui jaringan IP memiliki tantangan khusus dibandingkan dengan sebagian besar lalu lintas IP non-waktu-kritis. Banyak masalah ini mirip dengan yang ditemukan pada voice over IP, tetapi untuk tingkat yang lebih tinggi dari persyaratan teknik. Secara khusus, ada kualitas yang sangat ketat persyaratan layanan yang harus dipenuhi untuk digunakan dalam lingkungan siaran profesional.

  1.          Encoder

Encoder adalah rangkaian yang memiliki fungsi berkebalikan dengan dekoder. Encoder berfungsi sebagai rangakain untuk mengkodekan data input mejadi data bilangan dengan format tertentu. Encoder dalam rangkaian digital adalah rangkaian kombinasi gerbang digital yang memiliki input banyak dalam bentuk line input dan memiliki output sedikit dalam format bilangan biner. Encoder akan mengkodekan setiap jalur input yang aktif menjadi kode bilangan biner. Dalam teori digital banyak ditemukan istilah encoder seperti “Desimal to BCD Encoder” yang berarti rangkaian digital yang berfungsi untuk mengkodekan line input dengan jumlah line input desimal (0-9) menjadi kode bilangan biner 4 bit BCD (Binary Coded Decimal). Atau “8 line to 3 line encoder” yang berarti rangkaian encoder dengan input 8 line dan output 3 line (3 bit BCD).

  1.          MPEG2 / MPEG4

MPEG-2 adalah penentuan untuk sekelompok koding dan kompresi untuk audio dan video, yang disetujui oleh MPEG dan diterbitkan sebagai standar internasional ISO/IEC 13818. MPEG-2 biasanya digunakan untuk encode audio dan video untuk sinyal broadcast, termasuk satelit broadcast langsung dan televisi kabel. MPEG-2 dengan beberapa modifikasi juga format coding yang digunakan dalam film DVD komersial. Menggunakan MPEG2 perlu membayar biaya lisensi kepada pemegang paten melalui MPEG Licensing Association.

MPEG-4, diperkenalkan pada akhir 1998, adalah sebuah nama dari sebuah grup koding standar audio dan video dan teknologi yang berhubungan yang disetujui oleh Moving Picture Experts Group (MPEG) ISO/IEC. Kegunaan utama bagi standar MPEG-4 adalah internet (streaming media) dan CD, videophone, dan televisi broadcast.

MPEG-4 menyerap banyak fungsi dari MPEG-1 dan MPEG-2 dan standar berhubungan lainnya, menambahkan fungsi baru seperti dukungan VRML (extended) untuk perenderan 3D, file komposit berorientasi objek (termasuk audio, video, dan VRML), dukungan spesifikasi-luar Manajemen Hak Cipta Digital dan banyak interaktivitas lainnya.

Format MPEG-4 sangat tepat untuk memampatkan format video yang besar,seperti .avi atau .vob karena konsep dasar dari kompresi MPEG-4 adalah mengompres file ketika menyimpan video,lalu ketika video tersebut diputar,codec MPEG-4 akan mengembangkan lagi ukuran file ini,jadi tingkat penurunan kualitas video maupun audio menjadi sangat minimal dengan ukuran kompresi file yang maksimal.

Sumber:

http://blogging.co.id/mengenal-perangkat-lunak-komputer-dan-jenis-jenisnya

http://riccoroviandy.blogspot.com/2013/01/pengertian-video-streaming.html

http://ardiansyah-nardi.blogspot.com/2011/04/apa-yang-dimaksud-dengan-voip-jelaskan.html

http://sriwahyufirdaus.blogspot.com/2013/04/pengertian-video-streamin-voip-video.html